Selamat Datang di Website MIN KABIR, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Rabu, 28 Oktober 2015





Organisasi Siswa Intra Sekolah Melaksanakan Kegiatan Unik Balapan Terbuka Formula BMX Umur 12 Tahun dan 10 Tahun Non Krosing berlangsung diarena Balap Sepeda MIN Kabir dari tanggal 18 s.d 20 Oktober 2015.Kegiatan ini dalam rangka meriahkan tahun baru Hijriyah sebagai momentum Perhitungan kalender Hijriyah.Kegiatan ini didukung dari berbagai stekholder Madrasah termasuk Komite.4 Personil dari pihak Polsek Pantar ikut berpartisipasi mengamankan jalannya kegiatan dengan menjaga daerah start,krosing I dan II serta derah finish.Pembina Osis Abdul Hamid,S.Pd.I memandu Jalannya Kegiatan selama 3 hari.Peserta Balap berasal dari SD/MI se-kecamatan pantar.Dalam Sambutan Kepala Madrasah padaPenyerahan Piala dan Hadiyah Hiburan lainnya menyatakan bahwa Kegiatan Balap Formula BMX ini melatih kecerdasan psikomotorik keterampilan berkendaraan roda 2 sedini mungkin sehingga bisa meminimalisir kemungkinan kecelakaan berlalulintas.sportif mengikuti lomba balap sepeda dengan kesabaran mentaati rambu-rambu dan rintangan yang sudah disiapkan merupakan latihan mental membiasakan berlalulintas yang benar.

Selasa, 20 Oktober 2015
Banyak orang menganggap bahwa penyakit itu hanya terkait dengan organ fisik, seperti penyakit perut, flu, batuk, kangker, darah tinggi, stroke, diabetes, dan sejenisnya. Padahal penyakit juga bisa menyerang aspek yang bersifat non fisik, yaitu penyakit hati, misalnya. Penyakit hati sebenarnya sangat membahayakan, baik terhadap dirinya sendiri maupun terhadap orang lain.

Ada bermacam-macam jenis penyaklit hati, di antaranya adalah sombong, kikir, iri hati, hasut, dengki, pemarah, permusuhan, memfitnah, terlalu mencintai harta atau tamak, dan lain-lain. Sebagaimana penyakit fisik, penyakit hati juga berkemung kinan menimpa siapa saja. Orang kaya, miskin, pejabat pemerintah, pengusaha, rakyat jelata, semuanya bisa terkena penyakit hati.

Orang yang hatinya sedang berpenyakit hasut misalnya, akan
Jumat, 16 Oktober 2015
Jakarta (Dirjen Pendis) - Problem guru di lingkungan Pendidikan Islam ternyata bukan hanya permasalahan rekruitmen, penataan dan distribusi, tetapi juga menyangkut perbandingan (rasio) populasi guru terhadap jumlah murid madrasah. "Ternyata jumlah guru di madrasah adalah nomor satu di dunia, dengan perbandingan 1 guru mengajar 10 murid (1:10). Ironisnya, jumlah guru tersebut tidak berkorelasi positif dengan kualitas atau mutu pendidikan," kata Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, pada "Workshop Pengelolaan BMN Pusat dan Satker di Banten" di Serpong Tangerang, Kamis (16/10) malam.

Sebagai perbandingan, lanjut Guru Besar UIN Alaudin Makassar ini, pada skala nasional (Indonesia) perbandingan guru dan murid adalah 1:15 (1 guru mengajar 15 siswa). Jepang 1:17. Amerika dan Eropa 1:25-30. "Seharusnya
Selasa, 13 Oktober 2015
Jakarta (Pinmas Kemenag RI) - Perbaikan manajemen data  guru binaan Kementerian Agama terus dilakukan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Salah satunya adalah dengan  meluncurkan SIMPATIKA (Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama).

Seremonial launching SIMPATIKA ini dilakukan  oleh Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, pada Selasa (13/10) di Jakarta. Pada acara Launching dan Sosialisasi SIMPATIKA ini, turut hadir Direktur Pendidikan Madrasah dan sebelas perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama tingkat Provinsi yang memiliki basis madrasah paling banyak, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat.

SIMPATIKA ini dibuat dengan melibatkan beberapa pihak, tidak terkecuali Kementerian Pendidikan Kebudayaan  dan juga pihak Telkom. Website SIMPATIKA sudah bisa diakses melalui alamat http://simpatika.kemenag.go.id.

Data guru yang begitu dinamis setiap semester menuntut tersediannya
Rabu, 07 Oktober 2015
Jakarta (Dirjen Pendis) - Memasuki era yang semakin global, tantangan mencetak generasi anak didik yang salih secara personal sekaligus mampu menjadi generasi perekat sosial bukanlah perkara mudah. Para guru dan para tenaga kependidikan diharapkan mampu menjawab dengan mencetak generasi yang baik. "Kalau tidak (bisa), kita tidak bisa membayangkan generasi Islam yang akan datang, sebab, sekitar 80 persen anak didik tidak mendapatkan pendidikan agama yang memadai. Meski tanggung jawab pendidikan agama berada di tangan Kemenag," kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin di Hotel Grand Zuri Serpong, Rabu (7/10) kemarin.

Sebab itu, di hadapan para Kepala Seksi dan para guru, Dirjen mewanti-wanti agar metode pembelajaran pendidikan agama dievaluasi, "jadi pendidikan agama ini sekali lagi, mohon sama-sama mengevaluasi dan membaca apakah palajaran agama yang kita sodorkan ke anak-anak kita ini tidak hanya pendidikan atau pemahamanan keagamaan yang
Minggu, 30 Agustus 2015
Buku Mapel Agama pada Madrasah Ibtidaiyah (MI)


Untuk mendownload, silahkan klik gambar sesuai pilihan anda !


Kamis, 09 April 2015
 PENGUMUMAN

MIN Kabir Kembali membuka lowongan kerja dengan terbukanya penerimaan Guru Kontrak 6 Bulan.
Sehubungan dengan adanya guru yang di non aktifkan. Bagi yang berminat dengan gerakan hati yang didahului panggilan pengabdian silahkan melamar dengan berkas lamaran lampirannya antara lain sebagai berikut:
  1. Foto Copy IJAZAH  terakhir Program S1  Fakultas Tarbiyah  PGMI/SD atau Fakultas Tarbiyah PAI
  2. Foto Copy Transkrip nilai
  3. FotoCopy AKTA  IV
  4. Foto Copy KTP
  5. Pas Foto
Masing-masing 2 rangkap
Batas waktu Penerimaan Tanggal 1 Mei 2015
Demikian Penguman ini untuk dimaklumi.