Selamat Datang di Website MIN KABIR, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Selasa, 30 September 2014
MIN kabir dilematis terhadap konsekwensi resiko kemajuan.Ketika Animo Masyarakat semakin besar terhadap  Madrasah sebagai pilihan utama menyekolahkan anak-anak mereka. maka terjadi pemekaran kelas paralel yang konsekwensinya terjadi kekurangan ruang kelas.MIN Kabir Tahun Pelajaran 2014/2015 kekurangan 3 ruang kelas dan 4 orang guru.sementara anggaran DIPA semakin ramping.260 siswa dengan tenaga guru Negeri hanya 3 orang sebagai syarat Formal mutlak pengelola DIPA dengan dibantu tenaga GTT 8 orang.Menjadi tantangan besar tersendiri MIN Kabir untuk mempertahankan prestasinya sementara GTT dan PTT sebagai peran Utama dan kontribusi yang sangat besar  lalu kemudian tidak ada lagi ruang pembayaran honorer pada DIPA tahun 2015 dan tanpa sertifikasi.Upaya pengembangan fisik  non DIPA masih dapat kita lakukan dengan pemberdayaan komite Madrasah.dengan sumbangan dari berbagai pihak

.


Pengembangan dan perluasan Tanah dengan penembokan abrasi kolam rawa-rawa sepanjang 74 x 12 meter dengan kedalaman rata-ata 70 cm.memerlukan tanah uruk kira-kira 240 M3  dan dua tahun baru layak pakai untuk membangun.bagaimana menjawab tantangan untuk sementara.