Selamat Datang di Website MIN KABIR, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Selasa, 13 Oktober 2015
Jakarta (Pinmas Kemenag RI) - Perbaikan manajemen data  guru binaan Kementerian Agama terus dilakukan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Salah satunya adalah dengan  meluncurkan SIMPATIKA (Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama).

Seremonial launching SIMPATIKA ini dilakukan  oleh Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, pada Selasa (13/10) di Jakarta. Pada acara Launching dan Sosialisasi SIMPATIKA ini, turut hadir Direktur Pendidikan Madrasah dan sebelas perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama tingkat Provinsi yang memiliki basis madrasah paling banyak, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat.

SIMPATIKA ini dibuat dengan melibatkan beberapa pihak, tidak terkecuali Kementerian Pendidikan Kebudayaan  dan juga pihak Telkom. Website SIMPATIKA sudah bisa diakses melalui alamat http://simpatika.kemenag.go.id.

Data guru yang begitu dinamis setiap semester menuntut tersediannya
sistem manajemen informasi yang canggih dan mudah diperbaharui. Dengan sistem manajemen informasi tersebut, data guru yang valid bisa dijadikan dasar untuk perencanaan program-program peningkatan mutu yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan, misalnya sertifikasi guru, tunjangan profesi guru, pelatihan-pelatihan untuk guru dan juga beasiswa untuk guru.  Dirjen Pendis berharap agar SIMPATIKA ini bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah tentang Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

“Kita semua paham, pendidikan Indonesia ini tantangan fundamentalnya ada di guru. 90 persen masalah pendidikan teratasi kalau persoalan guru beres. Untuk membereskan persoalan guru dibutuhkan sistem informasi dan manajemen pendidik dan kependidikan yang baik,” ungkapnya.

Selain itu, Dirjen Pendis menilai bahwa sistem informasi dan manajemen menjadi penting, powerfull, otoritatif dan solutif untuk mengatasi sejumlah masalah. Mulai dari rekruitmen guru, promosi guru, penilai, distribusi, mutasi dan sebagainya. “Dengan SIMPATIKA ini, semua pihak diharapkan bisa bekerja lebih efektif dan cepat,” tegasnya.

SIMPATIKA yang berbasis Sistem Transaksi “Real Time” Online dan Self Services Technology ini dinilai sangat stretegis untuk memperoleh Data PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang valid dengan pola verifikasi dan validasi berjenjang melalui admin/operator yang ditetapkan oleh Pimpinan Satker/PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) di tingkat Kanwil Provinsi, Kankemenag Kota/Kabupaten, Madrasah Negeri sampai kepada end user (PTK yang bersnagkutan).

SIMPATIKA hadir unruk membangun kebijakan/regulasi berbasis data yang akurat, uptodate dan akuntable. Dalam implementasinya, SIMPATIKA akan senantiasa bersinergi sekaligus sebagai supporting partner dengan sistem EMIS.

Sumber : http://madrasah.kemenag.go.id/berita/?p=1487