Selamat Datang di Website MIN KABIR, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur


LINTAS SEJARAH  BERIDIRINYA MIS TA’LAMULHUDA KABIR YANG DINEGERIKAN MENJADI MIN KABIR DAN  PARA KEPALA MADRASAH

MIN Kabir  kecamatan pantar Kabupaten Alor  NTT.adalah lembaga pendidikan lahir dari  Refleksi hati nurani Masyarakat   yang merindukan generasi  Islami  kedepan.Betapa semangatnya mendirikan Madrasah begitu tinggi  dengan harapan dapat merubah tatanan  kehidupan Masyarakat Kabir  yang heterogen  berbaur menjadi majemuk antara hak dan yang batil dengan membawa karakternya masing-masing.norma yang mana menjadi acuan.Kaum salibiyah dengan kompilasi hukum adat dan agamanya kadang berbenturan dengan norma agama kaum sabiliyah.Kontaminasi Kebiasaan adat  yang menyerang  norma agama .tokoh masyarakat Islam merasa terdesak dan membatin dengan teriakan bak halilintar membangunkan disetiap hati yang tertidur pulas karena setiap hari dihadapakan zaman jahiliyah baru yang sangat melelahkan. Norma kehidupan adalah kebiasaan yang baik dan tutur kata yang lembut dengan penuh kekeluargaan yang menurut satu kaum/kelompok belum tentu dinilai sopan/luhur dengan kelompok lain..Norma dan nilai luhur bukan sekedar tutur kata dan sikap semata,tapi seluruh aspek,dimensi dan ruang gerak  bermasyarakat  beragama dan beradat .

Jahiliyah lama seperti Miras, perzinahan dan perselingkuhan masih terbawa sebagai  warisan virus kehidupan hingga zaman ini. Etos Kerja yang lemah karena Kabir daerah subur dan makmur  Udaranya sejuk  berpantai pasir putih.panoram indah disaat matahari menjelang terbenam .membawa manusia merasa sempurna kehidupannya bagi yang berfikir pendek dunia sebatas Pulau Pantar dan kebutuhan sebatas perut saja sedangkan urusan hati dan skil adalah  urusan orang-orang  tertentu yang dianggap Majnun amir
Keunggulan masyarakat kabir adalah sifat kebersamaan dan gotong royong.Keunggulan ini juga terjadi lintas agama.Misalnya acara PESPARAWI diketuai Oleh Seorang Tokoh Muslim dan acara Lomba MTQ  diketuai Oleh seorang Pastor.Pembangunan Gereja saling mendukung dengan saling menyiapkan lahan.Misalnya Penenmpatan Lokasi Mesjid Babul Falah dan gereja Imanuel Kabir adalah kesepakatan orang-orang pantai dengan orang-orang digunung(istilah  Urfnya) semuanya berjalan dengan baik dan aman.walaupun ada sentuhan syariat agama islam terabaikan karena pemahaman kebanyakan belum mendalam.Memiliki Buku  kunci Ibadah  oleh Zainal Abidin sudah cukup untuk menjadi tokoh Agama Islam di Kabir meskipun separuh buku belum sempat dibaca dan diamalkannya.Eksistensi ini menjadi  titik kejenuhan dan saling bertanya MURO LAHE…?(Betul ko tidak?).

Pada tahun 1968 Lahirlah sebuah cetusan api semangat Tokoh Masyarakat Islam Membangun Madrasah Ibtidaiyah dan madrasah Tsanawiyah yang dulu disebut MMP.Madrasah Ibtidaiyah diberi Nama MIS.Ta’lamulhuda Kabir Pemberian Nama yang masih polos, sederhana dan lurus serta tidak  mementingkan kaidah.Yang dipentingkan adalah makna dan semangat membuat wadah pembelajaran  dengan harapan mendapat petunjuk dari Allah SWT

Hati yang sudah bertali tiga
Hatta  Daeng Mamala ,Sanusi  Tukang dan Daeng Langere
Anggota Perintis dengan Bidang Masing-masing
  1. Umar Umar
  2.  L.B  Talib
  3. Ola Kamis
  4. Yusuf Mustafah
  5. Sirang Mustafah
  6. Senin Balich
  7. Syamsuddin Haju
  8. dll

I . MASA RINTISAN
Lokasi MIS.Ta’lamulhuda Kabir Di Jalan Ekonomi masih Bangunan Darurat yang dibangun ole BP3 dan tokoh masyarakat  dengan pasilitas yang sangat sederhana.Proses Belajar di Mulai Bulan Juni 1968 dengan kepala Madrasah Transisi Hatta daeng Mamala  selama enam Bulan Hingga Oktober 1968
KEPALA MIS.TA’LAMULHUDA KABIR. (tahun 1968 -  2012)
Mahmud Mau Dopong NIP.150 168 778  adalah Guru dan Kepala Madrasah pertama  yang diperbantukan dari depatermen Agama di MIS . Ta’lamulhuda Kabir. Beliau mengabdi sejak  tahun 1968 hingga Tahun 1983  dibantu dengan Guru Perintis  yaitu Hatta Daeng Mamala,Nurdin Kawali,Chairuddin Sengaji(PNS),Manela Sengaji, Idris Jamnudin(PNS) Rahman Husen(PNS). Beberpa Tahun berjalan Tenaga Guru silih berganti selama Kepemimpinan beliau seperti Karim Hibu (PNS),Tahir Mau dopong,Saleh Kasman dll  Beliau Mengahiri Jabatannya Karena Meninggal  dunia.Beliau Mengabdi  15 tahun.
II. MASA PEMBANGUNAN FISIK GEDUNG PERMANEN
Pada Tahun 1976 Lokasi Madrasah Pindah di Jalan Tuan Lompo Kabir.Lokasi Madrasah Cukup Luas diwakafkan oleh Walido.disinilah mulai membangun Madrasah Perrmanen  terdiri dari dua gedung. Gedung pertama memanjang sejajar jalan (Utara Selatan)  terdiri dari 2 ruang dan gedung kedua  memanjang timur barat bagian Utara Lokasi terdiri dari Tiga Ruang.Menjelang satu tahun gedung  tertimpa bencana angin puting beliung  Kap/Bubungan  Gedung diterbangkan kehutan  60 meter dari Lokasi.
Abu Salasang NIP.150 167 790.Setelah Mahmud Mau Dopong berakhir tahun 1983 Departemen Agama Menugaskan Abu Salasang sebagai Kepala MIS.Ta’lamulhuda Kabir hingga Tahun 1985 dengan guru bantu Arsjad Muslimin (PNS), Nurdin Kawali,Chairuddin Sengaji,Manela Sengaji,Idris Jamnudin dan Idris dari Kedang.Guru bantu yang beliau anggap paling setia adalah Idris dari Kedang .dan sungguh sangat disayangkan meninggal dalam waktu singkat.Beliau diakui  oleh murid-muridnya  sangat Kreatif. khususnya keterampilan tata boga dan seni tari.Beliau memberikan kesan tersendiri  dengan bimbingan memasak Nasi Kabule dan soto daun Ubi.beliau kreatif dibidang seni tari dan membimbing langsun murid-muridnya seperti Tarian Kupu-kupu,Tarian  Perang  dan Tarian Menyambut Tamu.Beliau pun kerap kali membimbing muridnya menyulam.pada tahun 1985 beliau dimutasikan ke kampung halamannya Kolijahi.kemudian digantikan oleh Idris Jamnudin.
Idris jamnudin NIP.150 067 930 Deparetemen Agama Kab.Alor menugaskan  beliau sebagai kepala MIS.Ta’lamulhuda Kabir setelah Abu Salang di mutasikan pada tahun 1985.Beliau adalah Guru PNS berasal dari Pulau Buaya yang sudah menetap lama di Kabir.beliau dianggap paling seniaor  di MIS Ta’lamulhuda Kabir pada saat itu. guru bantu yang lama masih bertahan Chairudin Sengaji dan Abdul Azis(dari Pulau Buaya).Beliau mengakhiri pengabdiannya di MIS.Ta’lamulhuda Kabir  karena dimutasikan ke MIS Al-Islamiyah Ternate (Nama sebelum dinegerikan) di Pulau Buaya Kec.Abal .pada tahun 1992.
Latif Basjir NIP.150 008 792 beliau menjabat sebagai kepala MIS.Ta’lamulhuda Kabir  sejak tahun 1992 hingga April tahun 1997.beliau dimutasikan  dari MIS Al-Islamiyah Ternate Pulau Buaya. Beliau bersama guru bantu  Fitrah Mau,Abdul Azis dan Ahmad Tabang dan  Naimah Lang Ere Beliau Mengabdi selama 5 tahun dan mengahiri pengabdiannya di MIS.Ta’Lamulhuda Kabir. Karena meninggal dunia.
Ahmad Tabang  NIP.150 163 792 .Departemen Agama Kab. Alor menunjuk beliau sebagai pelaksana harian Kepala MIS.Talamuhuda Kabir dari Bulan April sampai dengan Juli 1997.Beliau terkesan Tidak melaksanakan  tugasnya dengan  maksimal karena masih trauma dan kuatir atas menularnya penyakit yang diderita almarhum Latif Basjir mantan Kepala Madrasah yang menyebabkan  beliau meninggal.Konon ceritanya .karena sandal jepit kepunyaan almarhum berwarna biru masih tertinggal di Kantor  Madrasah membuat Ahmad Tabang merasa sangat terganggu dan tidak bisa masuk dirungan kantor tersebut.


III. MASA PEMBENAHAN ADMINISTRASI.DAN PMT-AS
Ahmad Sara NIP.150 168 775,Ketika Ahmad Tabang dimutasikan Ke Baolang maka Ahmad Sara di Tugaskan sebagai Kepala MIS.Ta’Lamulhuda Kabi r sejak Juli 1997 sampai dengan Juli 2000.Menjadi tantangan tersendiri  beliau ditugaskan di MIS.Ta’lamulhuda Kabir.Terobsesi para mantan kepala MIS.Ta’lamulhuda Kabir yang meninggal Dunia yang dianggapnya kurang wajar.Mahmud maudopong disinyalir meninggal karena keracunan.Abusalasang memiliki benteng/penangkal mejik yang cukup,tetapi guru bantu kesayangannya meninggal  yang sakitnya hanya sakit perut  selama 2 hari saja dan meninggal diperjalanan  dari koli jahi menuju Kabir.
Idris Jamnudin adalah Penyakit yang terbawa dari tugasnya di MIS.Ta’lamulhuda Kabir sehingga  hanya beberapa hari saja di tempat tugas yang baru, tiba-tiba meninggal juga. Dan digantikan oleh Latif Basjir dan mengahiri Jabatannya dengan Maut Juga.Semakin Menyesakkan  dada, lokasi MIS.Ta’Lamulhuda Kabir begitu Fenomenal  terkesan Angker  dan penuh mistik. Karena gedung tidak terawat dengan baik hal ini disebabkan karena kurang  bantuan dana peraawatan .Plavon dari anyaman bambu terjuntai di mana mana.karena kerangka plavon sudah keropos dan patah termakan usia .kelelawar berkeliaran bukan hanya dimalam hari tetapi juga disiang hari dari kelas ke kelas.mungkin karena lingkungan hutan  masih tertutup oleh  rimbunan pohon  gamal yang besar dan pohon waru.terkesan lingkungan mati  bila tiba awal musim kemarau hanya terlihat pepohonan  dan cabang-cabangnya yang daunnya sudah berguguran. hawa panas penguapan air garam di kolam mempercepat gugurnya dedaunan.Kolam menjadi putih menyilaukan mata karena teriknya matahari menyinari bunga garam dikolam.Kepiting mencari perlindungan didalam pohon dan akar pohon asap-asapan yang berlubang..Latar disisi Timurnya Hutan pohon berduri tempat babi hutan bersarang  dan disisi utaranya Kolam  yang ditumbuhi pohon bakau  pohon asap-asapan(Kabuta)sedikit habitat pohon santiji .Ada ekosisitem berlangsung disana selama musim hujan dan berakhir awal kemarau  setiap tahun  dimana kolam mulai kering  pederator terakhir  yang bertahan adalah biawak hitam.masyarakat sering menyebutnya Buaya darat.kadang mencari mangsa hingga masuk di pekaranga Madrasah.Jalan Tuan Lompo yang menghubungkan kampung Kabir denga kampung Labuan Bajo memang terkesan anker.Posisi MIS.Ta’lamulhuda Kabir  berada diantara kedua Kampung tersebut.hanya lebih dekat dengan  Kabir.Melintasi Jalan Tuan Lompo penuh tantangan .tidak ada orang yang berani melewatinya  sendirian pada siang hari sekalipun.Betapa tidak dari kampung kabir harus melewati gubuk  reot  yang sudah dutumbuhi semak belukar.  adalah  bekas rumah yang didiami para mantan kepala Madrasah  yang sudah meninggal.gubuk itu tinggal beratap sebelah dan berpaku seng karatan kebanyakan sudah terlepas sehingga  sering berbunyi kelepak  bila tertiup angin.dan seakan melambai-lambai dimalam hari.Kolam yang penuh bunyian hewan dan burung rawa  termasuk ikan. sesekali  melompat diatas pemukaan air. Pohon asam yang diyakini para lelembut  berkumpul dan bermusyawarah tentang siapa yang akan  jadi tumbal 40 hari kedepan kalau orang bajo tidak menaruh sesajian dipohon itu dan sebagai tanda keputusan maka linggis dan pacul berbunyi di pekuburan sebagaimana layaknya menggali liang lahad dan berpesta pora.Sepuluh langka pertama harus melewati kuburan  tersebut yang sering terjadi penampakan, bunyi  dan kejadian aneh.Tersebutlah mayat Si Handuko( Nama Panggilan) dimasa hidupnya orangnya murah senyum walau senyunya tidak seindah senyum pepsodent karena giginya sudah banyak purna bakti tapi orang pada senang menyambutnya  dengan tertawa dan melucu.sebagai penyegar otak di kampung labuan banjo.dia juga punya andil pahala jariyah di MIN kabir.Walaupun tidak pernah duduk di bangku sekolah tapi dia dengan senang hati menyumbangkan tenaganya bila sewaktu-waktu dibutuhkan.Sungguh diluar dugaan yang disaksikan oleh semua pengantar mayat tersebut dari labuan bajo disiang bolong.Ketika mayat tersebut tiba dilokasi Pekuburan dan pemikul keranda semakin terasa bertambah berat sementara pengantar di depan dan dibelakang dengan hikmadnya bertahlil..Tiba – t i b a  mayat meluncur turun kedepan keranda  dan berdiri posisi kepala dibawah.jamaah pengantar  serta merta mengambil langkah seribu ketika sempat melihatnya. Pak Haji Imam Labuan Bajo pun  balik haluwan seratus delapan puluh derajat.sementara pengikut dari belakang  menyaksikan mayat sudah tergeletak ditanah lalu berteriak mayat   j a  t  u  h ... jangan lari.kemudian pengikut yang tidak menyaksikan kejadian awal mengangkat kembali memasukkan kedalam keranda tanpa basa-basi satu katapun  walaupun dalam hati mereka berkecamuk perasaan tidak menentu mereka mandi keringat dan sesak nafas bagai siaga satu menghadang musuh  didepan mata. kalau kalau mayatnya merontak  minta di petikan.
..... BERSAMBUNG